Showing posts with label Tsaqafah. Show all posts
Showing posts with label Tsaqafah. Show all posts

Jul 11, 2014

Download: Al-Qur'an Tajwid Digital Al-Kalam

Pada bulan Ramadhan tahun ini, 1435 H, merupakan momen yang sangat tepat untuk memperoleh pahala berlimpah, salah satunya dengan memperbanyak membaca al-Qur'an. Walapun, pada bulan-bulan yang lain membaca al-Quran merupakan amalan yang memiliki banyak keutamaan. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: “Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran.” (QS. Az Zumar: 23)
Al-Kalam dengan Kaca Pembesar
Fasilitas Kaca Pembesar pada al-Kalam

Oleh karena itu, penulis tergerak untuk berbagi sebuah software al-Quran Digital yang sangat bagus, yaitu al-Kalam. Sangat membantu bagi mereka yang sering berada di depan PC/Laptop, dapat digunakan untuk membaca secara langsung maupun belajar tajwid sambil mendengarkan lantunan dari suara qari. Untuk mendownload, silahkan klik link berikut (ada 27 part, masing-masing 100mb, bisa digabung dengan Hj-Split). 

Al-Kalam memiliki beberapa keunggulan, diantaranya:

Jun 20, 2014

Hukum Pemilu Presiden

[Al-Islam, 711] Tanggal 9 Juli 2014 akan diselenggarakan Pemilu Presiden
Prabowo atau Jokowi
(Pilpres) untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden secara langsung oleh rakyat. Pilpres berbeda dengan Pemilu Legislatif (Pileg) yang diselenggarakan untuk memilih para wakil rakyat. Dalam Pilpres berlangsung pemilihan kepala kekuasaan eksekutif. Hal itu mencerminkan pengelolaan rakyat atas kekuasaan mereka.

Hukum mengangkat penguasa itu berkaitan dengan dua perkara: (1) perkara yang berkaitan dengan karakter dan sosok penguasa; (2) perkara yang berkaitan dengan sistem/aturan yang akan diterapkan penguasa.

Berkaitan dengan sosok yang sah memangku kepemimpinan negara maka harus memenuhi tujuh syarat: Islam, laki-laki, balig, berakal, merdeka (bukan budak), adil (bukan orang fasik) serta mampu memikul tugas-tugas dan tanggung jawab kepala negara. Jika seseorang tidak memiliki salah satu syarat ini, dalam pandangan hukum syariah, ia tak layak menjadi kepala negara.

Apr 11, 2014

Tsaqafah: Harga Diyat Satinah

Satinahh

Pendahuluan 

Sebelum membahas lebih jauh tentang diyat Satinah, yang dibayar oleh pemerintahan Indonesia, karena Satinah divonis oleh Mahkamah Kerajaan Arab Saudi membunuh majikannya, dengan nilai 22 Milyar Rupiah, maka penting dipahami fakta diyat itu sendiri dalam fikih Islam.

Diyat, dalam Mu’jam Lughat al-Fuqaha’, artinya uang tebusan yang wajib dibayar karena menghilangkan nyawa, atau salah satu anggota badan secara utuh.[1] Sedangkan tebusan untuk sebagian anggot badan yang dihilangkan disebut Arsy.[2] Diyat ini ada dua macam, yaitu Diyat Mughalladhah (Diyat Berat), dan Diyat Mukhaffafah (Diyat Ringan).[3]

Dec 31, 2013

Hukum Merayakan Tahun Baru

perayaan tahun baru masehi
Soal:
Ustadz, bolehkah seorang muslim ikut hukum merayakan tahun baru?

Jawab:
Perayaan tahun baru Masehi (new year’s day, al ihtifal bi ra`si as sanah) bukan hari raya umat Islam, melainkan hari raya kaum kafir, khususnya kaum Nashrani. Penetapan 1 Januari sebagai tahun baru yang awalnya diresmikan Kaisar Romawi Julius Caesar (tahun 46 SM), diresmikan ulang oleh pemimpin tertinggi Katolik, yaitu Paus Gregorius XII tahun 1582.  Penetapan ini kemudian diadopsi oleh hampir seluruh negara Eropa Barat yang Kristen sebelum mereka mengadopsi kalender Gregorian tahun 1752. (www.en.wikipedia.org; www.history.com)

Oct 22, 2013

Ilmu dan Tsaqafah: Manakah yang Kita Pelajari?

Sejak kecil, masa SD atau sebelumnya, kita telah diberi berbagai macam pengetahuan baik oleh orang tua maupun guru-guru kita. Atau bahkan, kegiatan belajar ini terus kita lakukan sampai saat ini. Namun, tahukah kita? Apa yang kita pelajari tersebut termasuk ilmu, tsaqofah ataukah keduanya? Apakah yang kita pelajari tersebut termasuk hal yang diharuskan Islam, dbolehkan atau malah hal yang dilarang? Berikut penulis kutipkan secara ringkas pemaparan tentang ilmu dan tsaqofah agar kita bisa bersikap terhadap hal-hal yang sedang atau akan kita pelajari.
---***---
Ilmu adalah pengetahuan yang diambil melalui cara penelaahan, eksperimen dan kesimpulan. Misalnya ilmu fisika, ilmu kimia dan berbagai ilmu eksperimental lainnya. Sedangkan tsaqafah adalah

Oct 12, 2013

Tata Cara Pelaksanaan Hukum Islam terhadap Masyarakat*

masyarakat heterogen
Akhir-akhir ini gaung penerapan syariat Islam semakin menggelora. Tak hanya didengungkan oleh para ulama maupun mubhalighoh, tetapi para mahasiswa, pengusaha dan kaum intelektual turut serta di dalamnya. Namun, masih ada sebagian masyarakat yang masih bimbang dengan formalisasi syariah ini. Sering muncul pertanyaan, bagaimana dengan mereka yang nonmuslim? Apakah non muslim diharuskan memeluk Islam terlebih dahulu? Bahkan, ada yang dengan sinisnya menyatakan, ...ini Indonesia bung, bukan Arab. Kemerdekaan diperoleh berkat perjuangan para pejuang yang mereka itu tidak hanya muslim, dll

Berikut penulis nukilkan penjelasan Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani terkait tata cara Islam menerapkan hukum terhadap warga negaranya. Semoga ini bisa menepis kekhawatiran sebagian kalangan terhadap nasib non muslim kelak.

Mar 11, 2013

AkankahThe Next Khilafah Memunculkan Kembali Perbudakan?*


Oleh: Ust Hanif Alfasiry**

Ada beberapa tulisan dan tanya-jawab di beberapa forum online yang membicarakan tema ini.[1] Ada pemikir yang amat membenci sifat ekspansif negara Islam ini, ada pula pemikir muslim yang keukeuh[2] berpegang pada pendapatnya bahwa memiliki budak adalah sesuatu yang telah dihalalkan oleh sang Pencipta Manusia yang Mahabijaksana. Bahkan sayup-sayup ada juga di antara aktivisIslam yang memiliki motivasi berjihad kelak di bawah panji Khilafah untuk mendapatkan budak wanita berwajah cantik, tinggi semampai, berambut pirang atau bermata biru kelak saat menaklukkan Paman Sam[3]wilayah hispanic[4], ras aria[5], atau daerah ‘menggiurkan’ lainnya.