Kepemimpinan: Ciri Jiwa Kepemimpinan Bag 1

Kepemimpinan: Ciri Jiwa Kepemimpinan Bag 1


Setiap orang adalah pemimpin dan setiap orang akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya [al-Hadits]

Kepemimpinan adalah kemampuan untuk membawa visi menjadi kenyataan. Pemimpin dan jiwa kepemimpinan sangat diperlukan pada zaman seperti ini. Pemimpin adalah orang yang diperlukan oleh orang banyak untuk membawa mereka pada sebuah solusi berbagai permasalahan. Contoh konkritnya adalah pemimpin negeri ini, sudah tentu warga negara berharap agar sang pemimpin membawa mereka pada kehidupan yang adil dan sejahtera juga mulia, bukan pemimpin yang mementingkan golongan atau pribadinya. Jiwa kepemimpinan juga sangat dibutuhkan negeri ini. Jiwa kepemimpinanlah yang akan melahirkan banyak wirausahawan/pengusaha.

Jiwa yang mandiri yang selalu berusaha menjadi solusi di tengah permasalahan, bukan jiwa yang pasrah terhadap keadaaan. Lalu apakah
seorang pemimpin itu adalah orang yang diberi bakat memimpin dan yang tidak mempunyai bakat maka tidak mungkin menjadi pemimpin. Melihat sabda Rasulullah saw di atas, ternyata kita semua adalah pemimpin, minimal sebagai pemimpin diri sendiri atau keluarga.



Berikut ciri dari jiwa dan naluri kepemimpinan yang harus kita miliki:
  1. Berani mengambil keputusan, resiko dan tanggung jawab
  2.  Konsisten.

Berani mengambil keputusan bukan berarti mengambil keputusan tanpa perhitungan, tetapi keputusan yang penuh dengan perhitungan. Berikut langkah-langkah dalam mengambil keputusan dan menghadapi resiko dari keputusan tersebut:

  1. Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya, yang berkaitan dengan kepentingan memecahkan masalah.
  2.   Memilah semua informasi yang terkumpul untuk mendapatkan penilaian yang dianggap paling benar tetang kekuatan sumber daya yang dimiliki, kelemahan yang ada, peluang yang dapat dimanfaatkan serta ancaman yang menghadang (analisis SWOT)
  3. Menentukan pilihan atas salah satu jalan yang dianggap paling banyak mendatangkan keuntungan dan hal-hal positif lain.
  4. Mengenali resiko paling berat yang mungkin menimpa sebagai akibat langsung dari keputusan yang diambil.
  5. Meredam resiko-resiko yang timbul dengan cara yang ampuh dan masuk akal sesuai dengan sumber daya yang dimiliki.

Konsisten adalah ciri dari jiwa kepemimpinan berikutnya. Ini merupakan sikap yang sulit untuk diwujudkan, terkadang keputusan sudah diambil, tetapi pelaksanaannya tidak ada. Oleh karenanya, keteguhan pada keputusan yang diambil harus benar-benar dilakukan. Hanya saja perlu dicatat bahwa keputusan bisa saja diubah jika situasi-situasi penunjangnya juga berubah, misalkan mendapatkan informasi baru yang lebih tepat.


Dengan melihat ciri dari jiwa kepemimpinan di atas, kita dapat melihat bahwa memang setiap kita sangat mungkin untuk menjadi pemimpin, pemimpin dalam artian memandu dan mengorganisasikan orang lain untuk mencapai suatu tujuan. Contoh di bawah ini menunjukkan bahwa pemimpin itu ada dalam setiap tingkatan sosial dan masyarakat. Mereka tidak dibatasi oleh gelar ataupun ijasah.

Di korea selatan, para pengusaha yang terkenal mendapat sebutan chaebol. Di antara perusahaannya yang terkenal di dunia internasional adalah Samsung, Dae Woo, Han Bo, Kia, Hyundai, dll. Bila diteliti, dari sekian banyak tokoh pengusaha Korea kaliber internasional, ternyata hanya satu yang berlatar pendidikan sarjana. Ia adalah Kim Woo Chong, pendiri dan pemilik perusahaan Dae Woo.

Bahkan, jiwa kepemimpinan ini dapat juga dimiliki oleh orang yang memiliki cacat fisik. Contohnya adalah Helen Keller. Ia terlahir di AS pada 27 Juni 1880 dan pada usia 2 tahun terkena penyakit ganas hingga menyebabkan ia kehilangan penglihatan dan pendengarannya.  Berkat bimbingan Anne Sullivan, gurunya, ia mampu menjadi orang hebat yang menginspirasi dunia. Ia mampu menyelesaikan kuliah selama 4 tahun di Harvard University dan mendirikan yayasan Helen Keller yang memberikan bantuan bagi para penyandang cacat di seluruh dunia.

[diolah dari buku “Cermin Kepemimpinan” karya Rusman Hakim]
Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a Comment

lihat