Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ISLAM YANG DIKEHENDAKI MUSUH-MUSUHNYA

Ketika menyusuri tulisan-tulisan di dunia maya tanpa sengaja saya menemukan sebuah tulisan yang ditulis Prof. Fahmi Amhar yang cukup berkesan dan menggugah kesadaran. Tulisan yang menggambarkan Islam, namun tidak ditakuti oleh musuhnya malah diharapkan oleh mereka, aneh memang.... dan Sangat disayangkan, tulisan tersebut masih menggambarkan Islam saat ini. Semoga tulisan tersebut juga menggugah kesadaran para pembaca untuk bangkit dan bersama-sama membawa Islam menuju kejayaannya kembali. Selamat membaca.....

ISLAM YANG DIKEHENDAKI MUSUH-MUSUHNYA
Disadur dari Notes FB-nya Prof. Fahmi Amhar
=========================================

Islam yang dikehendaki musuh-musuhnya

adalah Islam yang tinggal ahlaq, tanpa jihad,

adalah Islam yang tinggal ibadah, tanpa syari'ah,

adalah Islam yang boleh menyinari rumah-tangga,

 namun bukan industri atau niaga,


adalah Islam yang boleh ada di masjid dan mushola,

  tapi bukan kantor pemerintah dan swasta,

adalah Islam yang boleh bicara tentang akherat,

  tapi tidak tentang cara melayani rakyat,

adalah Islam yang diamalkan para pertapa shufi,

  dan bukan para umara' yang peduli,

  bukan alim ulama’ yang hati-hati,

  bukan kaum aghniya' yang zuhdi

  bukan pula mujahidin yang tak takut mati.



Islam yang dikehendaki musuh-musuhnya

adalah Islam yang mengemis pada Barat,

bukan yang mampu menolong sendiri ummat,

  di Bosnia, di Palestina, atau di Iraq,

  di manapun ummat berkhidmat,

apalagi menolong dunia dari laknat,

  future schock, disorientasi kehidupan,

  kerusakan ekosistem, AIDS, narkoba,

  dan kesewenang-wenangan kapitalis keparat.



Islam yang dikehendaki musuh-musuhnya

adalah Qur'an dibacakan di masjid dan arena tilawah,

  bukan di sidang kabinet atau mahkamah,

adalah Qur'an disampaikan ke orang mati atau sekarat,

  bukan pada orang hidup yang sehat,

adalah Qur'an diajarkan di madrasah dan pesantren,

  bukan di sekolah bisnis yang keren,



Islam yang dikehendaki musuh-musuhnya

adalah Rasul sebagai panutan fatamorgana,

  sedang selebriti kondang tetaplah idola,

bahkan terkadang Rasul pun sekedar,

  tokoh historis yang juga bisa salah dan dosa.



Ya Allah, Islam seperti inikah yang kau janjikan sebagai rahmat bagi seluruh semesta?

Dan ummat seperti inikah yang Kau hadirkan sebagai yang terbaik ke tengah manusia?

(Wina, 1997)

Posting Komentar untuk "ISLAM YANG DIKEHENDAKI MUSUH-MUSUHNYA"